
Met sore sobat blogger, ketemulagi sama admin blog paling jelek seantero dumai ,hehe :lol:
di sabtu sore yang cerah ini ane mau berbagi cerita sama kalian semua, ini adalah kisah perjalananku saat mendaki g.slamet untuk yang ke dua kalinya, memang setiap tahun dari tahun 2009,2010 dan 2011, ane selalu sempetin waktu untuk mendaki g.slamet, tapi tahun ini, belum sempet untuk mendaki,.. sibuk :( kalian ada yang pengen ikut ga, yuk bareng" ...! :)


Ini adalah pendakianku yang ke 2 menuju g.slamet, klo ga salah tgl.12 juni 2010, pada waku itu aku,ocim,aldi,imam dan 2 orang sodara imam dari purwokerto, yang memang niat untuk mendaki, malaupun sebenarnya di larang karna waktu itu slamet sedang aktif, mengeluarkan debu vulkanik dan semburan lava pijar, tapi karna kami bandel kamipun nekat tetep naik, hanya berbekal air,roti, dan mie instan, tak lupa kami membawa baju hangat, perjalnan di mulai saat selesai maghrib, kami ber 6, sampai di desa bambangan pukul 7 malam, ga tau kenapa perasaanku dari awal tuh dah ga yakin, antara lanjut atau tidak, karna bener" sepi hanya ada beberapa orang pendaki saja, perjalanan dari bambangan menuju post 1 cukup lama hampir 2 jam, akhirnya kami sampai di pos 1 pondok gebirung, d sinilah batas antara perkebunan warga dan hutan lebt, d sini kami hanya bertemu dengan 3 pendaki saja, apalagi ada 2 pendaki perempuan dan laki” yang turun, katanya sih ga jadi naik karna takut,..

Pukul 8 kami lanjut, walapun perasaan dag,dig,dug ga karuan, tapi karna tekat dah bulat kami pun tetap melanjutkan perjalanan,Sepanjang perjalanan kami tak bertemu 1 orang pun, padahal perjalanan tahun lalu begitu ramai ratusan orang ada di sini, kami melewati pos 2(pondok walang) dan terus berjalan, pukul setengah 10 kami sampai di pos 3 (pondok cemara) disinilah keberanian kami di uji, saat kami istirahat sembari menikmati bekal, tiba" dari atas kami terdengar suara ranting patah yang cukup bnyak, tapi anehnya tak ada satupun yang jatuh di tanah, kamipun bergegas untuk kembli berjalan menjauhi pos 3, kami berlari karna takut ,dan ga terasa kringat membasahai baju kami ber 6.
Setelah berjalan cukup lama kami sampai di pos 4. kakak temenku juga mengalami kram di kakinya, jdi kami istirahat di pos 4 (samarantu)., kata orang samarantu adalah sarang rumah hantu, di sini kejadian cukup ngeri kami alami, saat istirahat kami mendengar suara seperti sekumpulang orang mendaki di bwah kami, kami seneng karna mengira akan ada teman mendaki, tpi setelah di tunggu 30 menit , tidak ada 1 manusiapun yang sampai di tempat kami. kamipun takut dan kembli berjalan,

Tapi sanyang sebelum pos 5. salah satu dari kami tak dapat melanjutkan perjalanan, karna terkilir, imam juga terpaksa tidak bisa lanjut karna menemani kakaknya, sebenarnya kami tak tega meninggalkan mereka, takut binatang buas, kami ber 4. tetp lanjut dan di pos 5. (samyang rangkah) kami bertemu dengan pendaki lain, sebelum sampai pos 7 (samyang jampang), kami memutuskan untuk istirahat karna jam sudah pukul 1 dini hari,
wow.. udara pagi serasa menusuk tulang, pukul 5 kami melanjutkan perjalanan, perjalanan menuju puncak terasa semakin berat karna jalan semakin sempit dan menanjak, pukul 6 sampai di pelawangan (daerah batas vegetasi dengan batuan),
Perjuangan menuju puncak pun tidak mudah, jalanan terjal dengan medan batu krikil dan pasir terasa licin jika tidak hati-hati bisa jatuh dan meluncur ke bahah, setelah perjuangan selama 1 setengah jam, kami ahirnya sampai di puncak, pemandangan di puncak benar" menghapus semua lelah kami, karna g.slamet sedang aktif kami di suguhi pemandangan lontaran batu" berwarna merah berterbngan di iringi gemuruh, sayang batre hp aku habis dan hanya mengabadikan beberapa foto saja, pukul 8 kami turun, dan ahirnya sampai di bambangan pukul 2 siang, Allhamdulilah semua selamat tanpa kurang suatu apapun.. :)

Untuk bonus kali ini, ane kasih aplikasi kamus Arab-Indo

Maaf sob ga ada SSnya, tpi bagi kalian yang pengen nyoba silahkan di sedot aja deh, ga pake lama..!

Semoga bermanfaat...!